widelvia
Ciri-ciri sahabat sejati adalah :




**Sahabat penolong,

Ciri-ciri sahabat penolong: ia menjaga diri kamu dan barang kamu sewaktu kamu tiada, ia melindungi kamu sewaktu engkau ketakutan, dan ia membantu lebih dari yang kau perlukan



**Sahabat pada waktu senang dan susah,

Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah: ia menceritakan rahsianya kepadamu, ia menjaga segala rahsia dirimu, ia tidak meninggalkanmu saat kamu kesulitan, dan bahkan ia rela berkorban hidup bagi dirimu.



**Sahabat yang memberi nasihat baik,

Ciri-ciri sahabat yang memberi nasihat baik: ia menghalang kamu berbuat jahat, ia menyuruh kamu berbuat baik, ia memberitahukan kebenaran yang belum pernah engkau dengar, dan ia menunjukkan kamu jalan yang benar.



**Sahabat yang bersimpati.

Ciri-ciri sahabat yang bersimpati: ia tidak bergembira atas kesusahanmu, ia turut senang atas kebahagiaanmu, ia menghalang orang lain mengejek dirimu, dan ia membenarkan orang yang memuji dirimu.
 
Ciri-ciri bukan sahabat sejati adalah :




. Sahabat yang tamak,

Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan pekerjaan karana takut, dan ia hanya kepentingannya sendiri.



· Sahabat yang besar mulut,

Ciri-ciri sahabat yang besar mulut: ia menceritakan tentang hal-hal lampau kamu, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.



· Sahabat penjilat,

Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, dan dia tidak memberitahu hal-hal yang benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.



· Sahabat pemboros.

Ciri-ciri sahabat pemboros: ia menjadi kawan kamu jika kamu gemar berpesta, senang berkeliaran di jalan pada waktu malam, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar berjudi.
widelvia
1. Bersikaplah terbuka. Keterbukaan tidak saja akan membuat sahabat anda lebih mengenal anda, tetapi anda juga akan lebih mengenal diri .


2. Ungkapkanlah perasaan-perasaan, keinginan dan harapan-harapan anda. Hanya dengan keterbukaan, anda bisa bicara dari hati kehati, dan itu sangat penting bagi keintiman persahabatan.


3. Ciptakanlah keseimbangan antara memberi dan menerima. Anda tidak cukup hanya berperan sebagai pemberi tanpa menerima atau hanya sebagai penerima tanpa memberi.


4. Terimalah sahabat anda sebagaimana adanya. Jadilah sahabatnya tanpa menuntutnya berubah sesuai keinginan anda .


5. Bila sahabat anda mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulannya, ingatkanlah dia pada waktu yang tepat.


6. Bermurahhatilah. Ulurkanlah tangan ketika ia memerlukan bantuan, hiburlah ketika dia sedang sedih, dengarkanlah ketika dia mencurahkan isi hatinya, temanilah ketika dia mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya dll.


7. Berikanlah perhatian. Meskipun ia tampak tidak membutuhkannya, namun dia akan senang menerimanya.


8. Bersikaplah penuh toleransi. Tidak ada masalah bila Anda berbeda dengan sahabat Anda, baik agama, suku, prinsip atau kebiasaan.


9. Hormatilah privasi sahabat anda. Bila dia menceritakan sesuatu rahasia, jangan membocorkannya karena itu berarti mengkhianati perasaannya.


10. Bila terjadi konflik, selesaikanlah segera . Mulailah mengambil inisiatif untuk menyelesaikannya. Jangan menunda-nunda apalagi bersikap seakan-akan tidak ada masalah.