widelvia
Kulit pisang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan baku baterai kering. Bahkan, daya listrik yang dihasilkan dapat menghidupkan jam dinding dan sejumlah alat elektronik. Untuk membuatnya cukup sederhana. Yaitu :


1. Siapkan baterai kering dan kulit pisang

2. Keluarkan isi dari baterai kering tersebut

3. Tumbuk kulit pisang hingga halus

4. Masukkan hasil tumbukan kulit pisang tersebut ke dalam baterai kering

5. Tutup kembali baterai tersebut



Setelah itu, uji daya baterai tersebut dengan testometer. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya aliran listrik pada baterai tesebut. Baterai yang telah lolos uji coba untuk menyalakan jam mampu membuat jarum jam berputar. Uji coba lain bisa dilakukan untuk menyalakan bohlam kecil



Kulit pisang yang terbaik untuk menghantarkan listrik adalah kulit pisang susu. Pasalnya, kandungan kaliumnya paling tinggi bila dibandingkan dengan kulit pisang yang lain, yakni 1 mg. Meskipun begitu, kekuatan baterai masih lemah, yakni hingga 6 jam untuk menghidupkan jam dinding dan 3 jam untuk menghidupkan bohlam kecil
widelvia
Ciri-ciri sahabat sejati adalah :




**Sahabat penolong,

Ciri-ciri sahabat penolong: ia menjaga diri kamu dan barang kamu sewaktu kamu tiada, ia melindungi kamu sewaktu engkau ketakutan, dan ia membantu lebih dari yang kau perlukan



**Sahabat pada waktu senang dan susah,

Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah: ia menceritakan rahsianya kepadamu, ia menjaga segala rahsia dirimu, ia tidak meninggalkanmu saat kamu kesulitan, dan bahkan ia rela berkorban hidup bagi dirimu.



**Sahabat yang memberi nasihat baik,

Ciri-ciri sahabat yang memberi nasihat baik: ia menghalang kamu berbuat jahat, ia menyuruh kamu berbuat baik, ia memberitahukan kebenaran yang belum pernah engkau dengar, dan ia menunjukkan kamu jalan yang benar.



**Sahabat yang bersimpati.

Ciri-ciri sahabat yang bersimpati: ia tidak bergembira atas kesusahanmu, ia turut senang atas kebahagiaanmu, ia menghalang orang lain mengejek dirimu, dan ia membenarkan orang yang memuji dirimu.
 
Ciri-ciri bukan sahabat sejati adalah :




. Sahabat yang tamak,

Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan pekerjaan karana takut, dan ia hanya kepentingannya sendiri.



· Sahabat yang besar mulut,

Ciri-ciri sahabat yang besar mulut: ia menceritakan tentang hal-hal lampau kamu, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.



· Sahabat penjilat,

Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, dan dia tidak memberitahu hal-hal yang benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.



· Sahabat pemboros.

Ciri-ciri sahabat pemboros: ia menjadi kawan kamu jika kamu gemar berpesta, senang berkeliaran di jalan pada waktu malam, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar berjudi.
widelvia
1. Bersikaplah terbuka. Keterbukaan tidak saja akan membuat sahabat anda lebih mengenal anda, tetapi anda juga akan lebih mengenal diri .


2. Ungkapkanlah perasaan-perasaan, keinginan dan harapan-harapan anda. Hanya dengan keterbukaan, anda bisa bicara dari hati kehati, dan itu sangat penting bagi keintiman persahabatan.


3. Ciptakanlah keseimbangan antara memberi dan menerima. Anda tidak cukup hanya berperan sebagai pemberi tanpa menerima atau hanya sebagai penerima tanpa memberi.


4. Terimalah sahabat anda sebagaimana adanya. Jadilah sahabatnya tanpa menuntutnya berubah sesuai keinginan anda .


5. Bila sahabat anda mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulannya, ingatkanlah dia pada waktu yang tepat.


6. Bermurahhatilah. Ulurkanlah tangan ketika ia memerlukan bantuan, hiburlah ketika dia sedang sedih, dengarkanlah ketika dia mencurahkan isi hatinya, temanilah ketika dia mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya dll.


7. Berikanlah perhatian. Meskipun ia tampak tidak membutuhkannya, namun dia akan senang menerimanya.


8. Bersikaplah penuh toleransi. Tidak ada masalah bila Anda berbeda dengan sahabat Anda, baik agama, suku, prinsip atau kebiasaan.


9. Hormatilah privasi sahabat anda. Bila dia menceritakan sesuatu rahasia, jangan membocorkannya karena itu berarti mengkhianati perasaannya.


10. Bila terjadi konflik, selesaikanlah segera . Mulailah mengambil inisiatif untuk menyelesaikannya. Jangan menunda-nunda apalagi bersikap seakan-akan tidak ada masalah.
widelvia
Kesuksesan adalah pencapaian impian melalui sebuah proses terstruktur dan terencana. Untuk menjadi orang sukses, kita harus memiliki sikap seperti di bawah ini :

1. Keberanian untuk berinisiatif
Orang yang sukses adalah orang yang selalu mempunyai ide - ide cemerlang.

2. Tepat waktu
Seseorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang memiliki kemampuan mengatur sesuatu yang paling terbatas.

3. Senang melayani dan memberi
Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin. Sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan memberi.

4. Membuka diri terlebih dahulu
Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri.

5. Senang bekerja sama dan membina hubungan baik
Kemampuan bekerja sama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama.

6. Senang mempelajari hal - hal baru
Senang belajar dan mencari hal baru adalah sebuah sikap kesuksesan.

7. Jarang mengeluh
Baik sekali bila kita tidak pernah mengeluh, walaupun suatu hari mungkin kita akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal, itu adalah kesempatan bagi diri kita untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari.

8. Berani menanggung resiko
Tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses.

9. Berpikir positif
Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

10. Percaya diri
Dengan menjadi diri sendiri, kita bisa mencapai rasa kenyamanan diri sendiri.

Sikap dasar orang sukses tersebut mungkin dapat menjadi cerminan dan memuluskan langkah kita untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan. Dan kini tinggal kita yang memutuskan. Siap untuk sukses?
widelvia
Kita pasti pernah mengalami kecemasan. Bahkan hampir setiap hari kita mengalaminya. Tapi apakah anda sudah tahu arti dari kecemasan itu sendiri?

Dalam ilmu psikologi, ada yang menjelaskan bahwa kecemasan merupakan ketakutan yang tidak realistis. Suatu perasaan terancam ketika merespon sesuatu yang sebenarnya tidak sungguh - sungguh mengancam. Menurut Calhoun & Acocella (1990), kecemasan merupakan suatu perasaan takut (realistis / bukan) disertai peningkatan gejolak fisiologis. Berikut ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelola kecemasan agar Anda tidak terjebak dalam perasaan cemas yang berlebih :

PERENCANAAN LINGKUNGAN
Contohnya, bila kita takut kecoak, kita dapat menghindarinya di rumah dengan cara membasminya. Di luar rumah, kita dapat menghindari kecoak dengan sebisanya menghindari tempat - tempat yang berpotensi menjadi sarang kecoak. Namun, tidak semua stimulus yang membuat cemas dapat kita hindari begitu saja. Contohnya, kecemasan tinggi yang terjadi setiap kali mau ujian. Berbahaya bila kita atasi dengan menghindari ujian. Untuk itu kita perlu mengatur agar kecemasan sewaktu ujian dapat berkurang dengan cara belajar sampai tuntas.

RELABELING DAN SELFTALK
Bila kita tidak dapat menghindari stimulus yang membuat kita cemas, cara lain yang dapat dilakukan adalah mengurangi pemicu internal, yakni di dalam diri kita sendiri. Contohnya, bila kita selalu cemas saat menghadapi ujian, mungkin itu karena kita dalam hati berpikir tentang kemungkinan gagal. Oleh sebab itu, kita perlu mengganti dengan keyakinan dan perkataan positif terhadap diri sendiri.

DESENSITISASI
Desensitisasi terdiri dari 2 langkah. Pertama, rileksasi dilakukan dengan cara melemaskan seluruh otot tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Jangan lupa untuk menarik napas panjang sebelum melakukan rileksasi. Kedua, mulai berlatih menghadapi stimulus yang membuat kita cemas. Kombinasi relaksasi dan latihan menghadapi stimulus ini dilakukan hingga seseorang benar - benar tidak lagi cemas menghadapi stimulus itu apa adanya.