widelvia
Kesuksesan adalah pencapaian impian melalui sebuah proses terstruktur dan terencana. Untuk menjadi orang sukses, kita harus memiliki sikap seperti di bawah ini :

1. Keberanian untuk berinisiatif
Orang yang sukses adalah orang yang selalu mempunyai ide - ide cemerlang.

2. Tepat waktu
Seseorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang memiliki kemampuan mengatur sesuatu yang paling terbatas.

3. Senang melayani dan memberi
Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin. Sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan memberi.

4. Membuka diri terlebih dahulu
Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri.

5. Senang bekerja sama dan membina hubungan baik
Kemampuan bekerja sama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama.

6. Senang mempelajari hal - hal baru
Senang belajar dan mencari hal baru adalah sebuah sikap kesuksesan.

7. Jarang mengeluh
Baik sekali bila kita tidak pernah mengeluh, walaupun suatu hari mungkin kita akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal, itu adalah kesempatan bagi diri kita untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari.

8. Berani menanggung resiko
Tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses.

9. Berpikir positif
Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

10. Percaya diri
Dengan menjadi diri sendiri, kita bisa mencapai rasa kenyamanan diri sendiri.

Sikap dasar orang sukses tersebut mungkin dapat menjadi cerminan dan memuluskan langkah kita untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan. Dan kini tinggal kita yang memutuskan. Siap untuk sukses?
widelvia
Kita pasti pernah mengalami kecemasan. Bahkan hampir setiap hari kita mengalaminya. Tapi apakah anda sudah tahu arti dari kecemasan itu sendiri?

Dalam ilmu psikologi, ada yang menjelaskan bahwa kecemasan merupakan ketakutan yang tidak realistis. Suatu perasaan terancam ketika merespon sesuatu yang sebenarnya tidak sungguh - sungguh mengancam. Menurut Calhoun & Acocella (1990), kecemasan merupakan suatu perasaan takut (realistis / bukan) disertai peningkatan gejolak fisiologis. Berikut ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelola kecemasan agar Anda tidak terjebak dalam perasaan cemas yang berlebih :

PERENCANAAN LINGKUNGAN
Contohnya, bila kita takut kecoak, kita dapat menghindarinya di rumah dengan cara membasminya. Di luar rumah, kita dapat menghindari kecoak dengan sebisanya menghindari tempat - tempat yang berpotensi menjadi sarang kecoak. Namun, tidak semua stimulus yang membuat cemas dapat kita hindari begitu saja. Contohnya, kecemasan tinggi yang terjadi setiap kali mau ujian. Berbahaya bila kita atasi dengan menghindari ujian. Untuk itu kita perlu mengatur agar kecemasan sewaktu ujian dapat berkurang dengan cara belajar sampai tuntas.

RELABELING DAN SELFTALK
Bila kita tidak dapat menghindari stimulus yang membuat kita cemas, cara lain yang dapat dilakukan adalah mengurangi pemicu internal, yakni di dalam diri kita sendiri. Contohnya, bila kita selalu cemas saat menghadapi ujian, mungkin itu karena kita dalam hati berpikir tentang kemungkinan gagal. Oleh sebab itu, kita perlu mengganti dengan keyakinan dan perkataan positif terhadap diri sendiri.

DESENSITISASI
Desensitisasi terdiri dari 2 langkah. Pertama, rileksasi dilakukan dengan cara melemaskan seluruh otot tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Jangan lupa untuk menarik napas panjang sebelum melakukan rileksasi. Kedua, mulai berlatih menghadapi stimulus yang membuat kita cemas. Kombinasi relaksasi dan latihan menghadapi stimulus ini dilakukan hingga seseorang benar - benar tidak lagi cemas menghadapi stimulus itu apa adanya.