Kulit pisang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan baku baterai kering. Bahkan, daya listrik yang dihasilkan dapat menghidupkan jam dinding dan sejumlah alat elektronik. Untuk membuatnya cukup sederhana. Yaitu :
1. Siapkan baterai kering dan kulit pisang
2. Keluarkan isi dari baterai kering tersebut
3. Tumbuk kulit pisang hingga halus
4. Masukkan hasil tumbukan kulit pisang tersebut ke dalam baterai kering
5. Tutup kembali baterai tersebut
Setelah itu, uji daya baterai tersebut dengan testometer. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya aliran listrik pada baterai tesebut. Baterai yang telah lolos uji coba untuk menyalakan jam mampu membuat jarum jam berputar. Uji coba lain bisa dilakukan untuk menyalakan bohlam kecil
Kulit pisang yang terbaik untuk menghantarkan listrik adalah kulit pisang susu. Pasalnya, kandungan kaliumnya paling tinggi bila dibandingkan dengan kulit pisang yang lain, yakni 1 mg. Meskipun begitu, kekuatan baterai masih lemah, yakni hingga 6 jam untuk menghidupkan jam dinding dan 3 jam untuk menghidupkan bohlam kecil
1. Siapkan baterai kering dan kulit pisang
2. Keluarkan isi dari baterai kering tersebut
3. Tumbuk kulit pisang hingga halus
4. Masukkan hasil tumbukan kulit pisang tersebut ke dalam baterai kering
5. Tutup kembali baterai tersebut
Setelah itu, uji daya baterai tersebut dengan testometer. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya aliran listrik pada baterai tesebut. Baterai yang telah lolos uji coba untuk menyalakan jam mampu membuat jarum jam berputar. Uji coba lain bisa dilakukan untuk menyalakan bohlam kecil
Kulit pisang yang terbaik untuk menghantarkan listrik adalah kulit pisang susu. Pasalnya, kandungan kaliumnya paling tinggi bila dibandingkan dengan kulit pisang yang lain, yakni 1 mg. Meskipun begitu, kekuatan baterai masih lemah, yakni hingga 6 jam untuk menghidupkan jam dinding dan 3 jam untuk menghidupkan bohlam kecil





